Ide dan Logika
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Meskipun terbatas secara kemampuan fisik, ternyata makhluk ini mempunyai kemampuan luar biasa dalam menciptakan suatu kekuatan berpikir, yang dihasilkan oleh salah satu indranya, yaitu otak. Otak adalah pusat atau sistem syaraf yang berfungsi sebagai pengatur gerak dan organ tubuh, perilaku, emosi, ingatan, dan pembelajaran. Dari fungsi pembelajaran ini lah manusia kemudian menghasilkan suatu bentuk kekayaan dalam berpikir berupa ide, logika, gagasan, teori, dan sebagainya.
Otak dalam kapasitasnya ternyata mampu menghasilkan fenomena penghasilan ide dan logika. Yaitu suatu kreasi dari kekuatan akal (mind power) dan kekuatan jiwa (soul power).
Untuk itu, mari kita bahas hal-hal tersebut satu-persatu:
Definisi Ide
- Ide adalah pencerminan (refleksi/manifestasi) dari Kenyataan obyektif. Ide adalah dunia materil yang dicerminkan otak manusia dan diterjemahkan dalam bentuk-bentuk fikiran, yang merupakan salah satu proses perkembangan praktek sosial manusia.
- Ide merupakan suatu pola pembahasan dan penerapan ilmu atau terobosan revolusioner yang dihasilkan oleh akal sehat manusia.
- Ide adalah kumpulan pemikiran baru tentang solusi suatu pokok permasalahan atau bahasan, dll.
Definisi Logika
Logika berasal dari kata Yunani Kuno, λόγος (logos) yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa.
Sebagai ilmu, logika adalah ilmu yang mempelajari kecakapan untuk berpikir secara lurus, tepat, dan teratur.
Ilmu yang dimaksud di sini adalah kemampuan rasional untuk mengetahui dan kecakapan mengacu pada kesanggupan akal sehat untuk mewujudkan pengetahuan ke dalam tindakan yang logis. Logis artinya masuk akal. Pemikiran logis mampu menghasilkan ide, gagasan, teori, dan sebagainya. Sementara Logika berpikir adalah hubungan antara pikiran dan keadaan, atau antara ide dengan materi (Kenyataan yang ada).
Logika merupakan sebuah ilmu pengetahuan dimana obyek materialnya adalah berpikir (khususnya penalaran/proses penalaran) dan obyek formal logika adalah berpikir/penalaran yang ditinjau dari segi ketepatannya.
Logika adalah sebuah cabang filsafat yang praktis. Praktis disini berarti logika dapat dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Logika biasanya digunakan untuk melakukan pembuktian.
Kegunaan Logika
- Membantu setiap orang yang mempelajari logika untuk berpikir secara rasional, kritis, lurus, tetap, tertib, metodis dan koheren.
- Meningkatkan kemampuan berpikir secara abstrak, cermat, dan objektif.
- Menambah kecerdasan dan meningkatkan kemampuan berpikir secara tajam dan mandiri.
- Memaksa dan mendorong orang untuk berpikir sendiri dengan menggunakan asas-asas sistematis
- Meningkatkan cinta akan kebenaran dan menghindari kesalahan-kesalahan berpkir, kekeliruan serta kesesatan.
- Mampu melakukan analisis terhadap suatu kejadian.
Macam-macam Logika
Secara prinsip, logika dibagi ke dalam dua bentuk, yaitu:
Logika alamiah: adalah hasil kinerja akal budi manusia yang berpikir secara tepat dan lurus sebelum dipengaruhi oleh keinginan-keinginan dan kecenderungan-kecenderungan yang subyektif. Kemampuan logika alamiah manusia sudah diperoleh sejak kita dilahirkan.
Logika ilmiah: adalah ilmu khusus yang merumuskan azas-azas yang harus ditepati dalam setiap pemikiran (standar pemikiran). Berkat pertolongan logika ilmiah inilah akal budi dapat bekerja dengan lebih tepat, lebih teliti, lebih mudah dan lebih aman. Logika ilmiah dimaksudkan untuk menghindari kesesatan pemikiran, atau untuk mengurangi kekeliruan.
Secara ringkas, ide dan logika adalah hasil kreatifitas serta manipulasi pemikiran manusia yang didasari oleh akal sehat. Target dari kegiatan berpikir ini adalah untuk mencari jalan keluar (solusi), atau dapat juga berupa teori baru terhadap permasalahan yang membutuhkan pemikiran jernih.
Referensi:
- Rapar, Jan Hendrik. ISBN 979-497-676-8. Pengantar Logika: Asas-asas penalaran sistematis. Penerbit Kanisius.
- OFM, Alex Lanur. Logika Selayang Pandang. 1983, ISBN 979-413-124-5. Penerbit Kanisius.
- Aceh Forum Community: Metode Berpikir. Oleh k4dOeT. 04-03-2006, 09.16 AM
.